Website vs Marketplace: Pilihan atau sinergi? Mungkin pertanyaan ini muncul dalam benak anda ketika ingin memulai bisnis online profesional. Apalagi jika bisnis tersebut masih digarap sendiri atau dengan sumber daya yang terbatas. Karena memiliki banyak platform pemasaran online tentunya membutuhkan tenaga dan biaya yang lebih besar lagi.

Website Vs Marketplace: Pilihan Atau Sinergi Keduanya?

Sebelum lanjut untuk memutuskan apakah menggunakan website sendiri sebagai toko online atau menggunakan Marketplace atau bahkan menggabungkan keduanya. Mari kita lihat terlebih dahulu apa kekurangan dan kelebihan dari kedua platform tersebut. Dengan melihat kekurangan dan kelebihan masing-masing tentunya akan lebih bijak dalam menentukan pilihan.

Kelebihan Website

  1. Branding: Website sangat cocok digunakan untuk membangun brand bisnis. Anda bisa memilih domain yang sesuai dengan brand bisnis anda sehingga setiap customer yang melakukan transaksi akan mudah mengingat brand bisnis tersebut.
  2. Kontrol Penuh Terhadap Toko Online: Memiliki website toko online sendiri tentunya memberikan akses penuh terhadap website tersebut. Sehingga anda bebas melakukan apa saja terhadap toko online anda. Anda juga bebas menentukan seperti apa website. Misalnya anda memulai dengan membeli sebuah domain. Selanjutnya anda bebas mentukan jenis platform yang akan anda gunakan. Apakah akan menggunakan CMS WordPress (butuh tambahan Hosting), Blogspot, Google My Businees, Weebly, Dirert Ke Halaman Facebook, dan lain sebagainya. Intinya bahwa anda memiliki nama Domain yang sesuai (menjadi) brand bisnis anda.
  3. Keamanan Toko Online Lebih Terjamin: Memiliki website sendiri membuat etalase produk anda lebih aman. Sepanjang anda melakukan pengelolaan website dengan baik. Jadi, bisa dikatakan bahwa masa depan bisnis anda sepenuhnya berada di tangan anda sendiri.
  4. Transaksi Lebih Cepat. Melakukan transaksi penjualan melalui website sendiri memungkinkan anda mendapatkan pembayaran lebih cepat. Anda tidak perlu menggunakan jasa pihak ketiga dalam hal pembayaran. Istilahnya adalah ada barang ada uang. Kecuali jika anda berani atau memungkinkan untuk menerapkan fitur COD (Cost On Delivery).
  5. Integrasi Dengan Platform Lain. Memiliki website (Mengguankan Hosting sendiri) memungkinkan anda untuk mengintegrasikan dengan berbagai jenis platform seperti media sosial, Jasa Pengiriman, Jasa Pembayaran dan lainnya.
  6. Cocok Untuk Semua Jenis Produk. Memiliki website sendiri tentunya dapat digunakan untuk berjualan semua jenis produk. Sepanjang produk tersebut tidak melanggar ketentuan hukum yang berlaku di Negara Republik Indonesia.
  7. Lebih Mudah Mengumpulakn Database. Salah satu kekuatan dari bisnis online adalah database. Semakin banyak database yang anda miliki maka peluang bisnis untuk terus bertumbuh semakin besar pula. Database yang matang adalah Memiliki Nama dan Kontak (Email/ No HP atau Whatsapp) Customer. Dengan memiliki website sendiri anda mengumpulkan dan mengelola database sendiri.

Kekurangan Website

  1. Tambahan Biaya Domain Dan Hosting. Untuk membuat sebuah website dibutuhkan sebuah domain atau domain + Hosting yang tentunya harus membayar kepada jasa penyedia hosting. Misalnya menggunakan Rumahweb sebagai jasa Hosting dan Domain murah di Indonesia. Untuk besarnya biaya tergantung dari durasi, Jenis domain dan paketan atau tambahan fiturnya.
  2. Tambahan Biaya Instalasi dan Customisasi. Jika anda memiliki kemapuan untuk membuat website sendiri tentunya tidak masalah. Jika hanya bermodalkan CMS (Content Management System) seperti wordpress + Theme toko online tentunya anda memiliki keterbatas fitur yang hanya sesuai dengan disiapkan oleh theme toko online yang anda gunakan. Untuk mendapatkan sesuai dengan yang anda inginkan tetapi tidak memiliki kemampuan Coding maka tentunya anda butuh jasa pembuatan website, yang sudah pasti harus dibayar lagi.
  3. Susah Mendapatkan Pengunjung: Untuk mendapatkan trafik atau kunjungan website anda harus memiliki kemampuan SEO (Search Engine Optimization). Jika tidak anda harus mengeluarkan biaya tambahan untuk biaya iklan. Misalnya menggunakan Google Ads, FB Ads, atau jasa periklanan online lainnya.
  4. Perlu Dukungan Platform Pihak Ketiga. Berjualan online hanya mengandalkan website saja tentunya sangat sulit. Sumber pengunjung terbatas hanya dari mesin pencari saja, artinya SEO Sangat dibutuhkan. Maka dibutuhkan platform pihak ketiga untuk memberikan dukungan atau dijadikan sebagai sumber trafik, seperti media sosial.

Kelebihan Marketplace

  1. Kepercayaan Customer. Mungkin anda salah satu pelaku bisnis online yang pernah mendapatkan pertanyaan seperti ini. Apakah bisa pesan di Shopee? Di Tokopedia? Di Bukalapak? Di Lazada? atau pada marketplace yang aplikasinya terinstall pada smartphone calon customer. Inti dari pertanyaan tersebut adalah mereka percaya jika berbelanja lewat marketplace.
  2. Kemudahan Transaksi. Kelebihan marketplace yang kedua adalah kemudahan dalam melakukan transaksi. Ada sangat banyak pilihan transaksi yang diberikan kepada customer mulai dari transfer Bank, Pembayaran menggunakan kartu kredit, bahkan pembayaran di tempat atau COD.
  3. Pengguna Banyak. Marketplace memiliki banyak pengguna loyal yang melakukan pencarian barang dan transaksi setiap harinya. Peluang untuk mendapatkan kunjungan tentunya menjadi lebih besar. Selain itu orang yang berkunjung ke marketplace hampir bisa dipastikan ingin berbelanja sesuatu.

Kekurangan Marketplace

  1. Keterbatasan Customisasi. Marketplace membuat ruang gerak anda dalam customisasi toko online. Anda harus tunduk dan patuh pada aturan yang sudah disiapkan. Anda tidak bebas menentukan url toko sendiri. Karena tidak boleh ada toko yang memiliki url yang sama.
  2. Persaingan Tinggi. Meskipun pengguna marketplace banyak tetapi persaingannya juga sangat tinggi. Anda harus siap bersaing dengan pengguna lain yang memiliki produk sejenis. Apalagi jika pengguna lain tersebut sudah lebih duluan dan sudah mencapai level tertentu yang sudah ditentukan oleh marketplace.
  3. Perputaran Modal Lebih Lambat. Setiap terjadi transaksi maka pelanggan akan membayar kepada pihak marketplace. Sementara pembayaran kepada pemilik toko akan dilakukan setelah barang sudah terkonfirmasi diterima oleh pembeli. Istilahnya adalah ada barang ada uang.
  4. Butuh Dukungan Platform Lain. Sama halnya dengan website berjualan di marketplace juga membutuhkan dukungan media sosial. Anda juga harus menyiapkan akun mediau sosial untuk menjaring calon customer.
  5. Jenis Produk Terbatas. Masalah yang sering terjadi adalah jika anda menjual produk dengan berat atau volume yang besar. Masalahnya adalah pada biaya ongkos kirim yang terlalu tinggi jika menggunakan jasa ekspedisi yang disiapkan atau bekerjasama dengan marketplace.

Kesimpulan

Melihat kelebihan dan kekurangan dari kedua jenis platform penjualan online di atas. Maka ada kita bisa menyimpulkan beberapa hal berikut ini:

  1. Website sangat bagus untuk membangun brand bisnis.
  2. Website membutuhkan biaya yang lebih banyak.
  3. Website membutuhkan sumber daya dan waktu lebih banyak.
  4. Marketplace dipercaya aman dalam melakukan transaksi.
  5. Marketplace perputaran modal lebih lambat.
  6. Website dan Marketplace sama-sama membutuhkan dukungan platform lain.

Sinergi Marketplace Dan Website Untuk Meningkatkan Produktivitas Bisnis Online

Jika anda memiliki dana, waktu dan juga sumber daya yang cukup maka solusi untuk meningkatkan produktivitas bisnis online adalah menggabungkan antara website dan marketplace. Kedua platform tersebut dapat berjalan beriringan dan saling mendukung satu dengan lainnya. Seperti apa cara kolaborasi kedua platform tersebut?

  • Website dapat digunakan sebagai toko online dengan tambahan fitur blog untuk membuat artikel yang akan mendatangkan pengunjung. Pengunjung blog bisa dikategorikan sebagai target market potensial yang dapat dibidik menggunakan iklan dari data berdasarkan Cookie atau Pixel.
  • Pengunjung website yang membuka produk pada toko online bisa diberikan pilihan transaksi di website secara langsung atau diarahkan ke marketplace.

Alasan kenapa kedua jenis platform tersebut sebaiknya dijalankan bersamaan adalah masih banyak orang yang mencari informasi produk lewat mesin pencari. Setelah dapat informasi dari mesin pencari barulah beralih ke marketplace untuk melakukan transaksi. Jadi, jika anda bisa menjembatanginya agar lebih mudah kenapa harus membuang kesempatan ini? Jadi website digunakan sebagai alat pengumpul data dan marketplace dijadikan sebagai tempat melakuan transaksi.

Baca Juga: Situs Penyedia Blog Gratis

Demikian pembahasan tentang Website vs Marketplace: Pilihan atau sinergi? Semoga bisa membantu anda untuk memutuskan pilihan terbaik untuk kemajuan bisnis online anda.